Lembut bagai kupu-kupu, menyengat bagai lebah

Blog EntryLembut tapi mematikanSep 19, '07 5:13 AM
for everyone

mungking seperti itu yang kita bayangkan jika kita melihat para pesilat yang sedang melakukan atraksi atau melakukan gerakan di mana gerakan-gerakan tersebut merupakan perpaduan dari unsur beladiri, seni, olahraga, mental spiritual.

pada awal mulanya perkembangan silat tradisional merupakan salah satu sarana untuk mempererat tali silaturahmi atau pun pengembangan penyebaran agama syiar islam, dimana pada saat itu setelah selesai isya biasanya mereka melakukan latihan yang di lakukan secara individual ataupun kelompok, apabila di perhatikan dengan detil maka gerakan-gerakan di silat seperti gerakan-gerakan menari yang lebih banyak unsur seni tetapi jika di perhatikan lebih dalam maka gerakan tersebut mengandung kekuatan yang dasyat dan mematikan.

Sama seperti di Palembang perkembangan pencak silat bisa di bilang berkembang dalam keterbatasan masih banyak perguruan silat yang terkendala dengan sarana latihan, fasilitas, dana dan lain sebagainya, dan hal ini memang membutuhakan keseriusan dan perhatian dari berbagai pihak agar pencak silat dapat tetap menjadi  budaya beladiri di tanah air tercinta.

Adapun perguruan yang pernah saya temui di daerah Palembang antara lain :

Tapak Suci, Dikapasita, Setia hati terate, Beksi, Naga Mas, Walet Putih, Kera Sakti, Perisai Diri, PSTD, Merpati putih,  kenari putih, Pencak Bunga Rampai, Pencak Palembang, POP Sriwijaya, Pencak Putra Jaya, Pencak Tunas Harapan, Perguruan gelbek dalam, HIMSSI, Macan Dempo, Jaya Praja Cidomas, Lebah Sakti, Anggrek Putih, Persinas Asad,Tegal Kunir Sakti dan lainnya. (Mohon maaf jika ada perguruan yang belum di sebut ini karena keterbatasan pengetahuan saya)

Di dorong oleh hal itulah timbul keinginan hati untuk mengetahui lebih banyak tentang perguruan silat yang ada di Palembang. dimana untuk awal ini mungkin hanya informasi singkat dan foto-foto yang dapat di sampaikan.

Mohon restu nya agar kecintaan ini tidak luntur di makan waktu.

Salam

Dodi NP

 

 


Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help